6 Macam Kuliner Khas Imlek

Selasa, 02 Februari 2016 09:00
6 Macam Kuliner Khas ImlekSiu mie, Jiaozi, Kue keranjang, Yusheng, Ikan Bandeng & Manisan Segi Delapan @reddit.com
Hari raya Imlek sudah di depan mata. Segala hal pun mulai disiapkan, termasuk makanan khas Imlek. Makanan khas Imlek? Anda tahu apa saja?

Nah bagi Anda yang belum tahu, berikut ada 6 macam kuliner khas Imlek yang wajib Anda cicipi:

1. Siu mie

Sui mie sebenarnya sama dengan mie goreng pada umumnya, hanya saja mie ini memiliki isi yang lebih lengkap. Sui mie biasanya dihidangkan dengan arak sebagai minumannya. Sui mie adalah menu makanan simbol panjang umur.

Konon bagi siapa yang menyantapnya, selain akan mendapat umur yang panjang, juga akan mendapat kebahagiaan serta limpahan rejeki. Sebelum makan siu mie, ucapkanlah doa dan harapan untuk tahun yang baru.

2. Jiaozi

Makanan dari daging yang dibungkus kulit pangsit dan dimasak dalam air ini umumnya dimasak dan dimakan antara pukul 11 malam hingga pukul 1 dini hari.

Karena waktu-waktu itu merupakan waktu pergantian dari tahun yang lama ke tahun yang baru. Makan jiaozi mengandung arti melepas tahun lama dan menyongsong tahun baru.

3. Kue keranjang

Kue keranjang memiliki nama asli Nian Gao atau Ni-Kwe. Nian berarti tahun dan Gao berarti kue. Tapi, Gao juga terdengar seperti kata tinggi. Makanya, kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat. Tingginya tingkat kue keranjang menandakan kemakmuran si pemilik rumah.

Biasanya, kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkok berwarna merah di bagian atasnya. Ini merupakan simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.

4. Yusheng

Yee Sang atau Yusheng, yaitu salad ikan segar yang memiliki 17 bahan yang dipadukan menjadi satu. Tujuan memakan Yee Sang adalah kebersamaan, itu sebabnya satu piring bisa disantap 8 12 orang.

Yee Sang merupakan hidangan pembuka khusus untuk tahun baru Imlek. Yee Sang biasa dimakan pada Renri (hari ke-7 bulan pertama kalender Imlek). Karena berdasarkan urutan penciptaan dalam mitologi penciptaan Nu Wa, hari penciptaan manusia jatuh pada hari ketujuh setelah Imlek.

5. Ikan Bandeng

Ikan merupakan simbol rezeki bagi orang Tionghoa. Kata ikan dalam logat atau pelafalan bahasa Mandarin sama dengan kata Yu, yang berarti rezeki.

Sedangkan ikan bandeng yang berduri banyak, digambarkan sebagai rumitnya kehidupan. Ikan bandeng khusus untuk Imlek biasanya berukuran besar, berbobot sekitar 3 kilogram. Bagi orang Tionghoa, ikan bandeng besar dipandang sebagai simbol kemakmuran dan rezeki yang berlimpah.

6. Manisan Segi Delapan

Tray of togetherness atau prosperity box yang berbentuk bundar atau segi delapan ini berisi manisan, buah yang diawetkan, biji-bijian dan kacang. Dimana setiap jenis makanan tersebut memiliki makna simbolis dan harus dihabiskan semuanya selama periode dua minggu di awal tahun baru Imlek.

Misalnya: manisan melon simbol perkembangan dan kesehatan, biji teratai simbol kesuburan, jeruk kumquat simbol emas dan kemakmuran, kacang tanah simbol panjang umur, lalu semangka merah simbol kebahagiaan dan kejujuran.
(De)
Komentar