Google Translate Kini Bisa Terjemahkan 103 Bahasa

Jum'at, 19 Februari 2016 13:30
Google Translate Kini Bisa Terjemahkan 103 BahasaIlustrasi berbagai negara di dunia @scoopnews.org
Di ulang tahunnya yang ke-10, Google berhasil meraih pencapaian baru pada layanan Google Translate. Alat pengalih bahasa online tersebut kehadiran 13 bahasa baru, termasuk Hawaii dan Kurdi. Dengan begitu Google Translate sudah bisa menerjemahkan 103 bahasa.

Google mengklaim bahwa layanan yang dimulai pada bulan April 2006 ini meliputi 99 persen dari populasi online, seperti dilansir Tech Crunch, Jumat (19/2).

Ide Google Translate pertama kali dicetuskan oleh salah satu pendiri Google, Sergey Brin saat dibuat pusing oleh sebuah program terjemahan pada 2004. Saat itu program tersebut menerjemahkan e-mail berbahasa Korea menjadi kalimat konyol 'The sliced raw fish shoes it wishes. Google green onion thing!'

Untuk itulah Google Translate hadir sebagai laman penerjemah dengan kombinasi mesin belajar dan relawan manusia agar hasil terjemahan lebih akurat dan tidak mengada-ngada.

"Untuk menambah bahasa baru, bahasa tersebut harus menjadi bahasa tertulis dengan sejumlah besar alih bahasa dalam bahasa baru yang sudah online, dengan begitu Google Translate dapat menerapkan mesin belajar terhadap teks yang dimaksud," demikian tulis Google dalam blog resmi.

Bahasa baru yang dihadirkan Google adalah bahasa Amharic (yang dituturkan di Ethiopia); bahasa Korsika; bahasa Frisian (Belanda dan Jerman); bahasa Shona (Zimbabwe); bahasa Sindhi (Pakistan dan India);bahasa Kyrgyz; bahasa Hawai; bahasa Kurdi; bahasa Luxembourg; bahasa Samoa; bahasa Scots Gaelic; bahasa Pashto (Afghanistan dan Pakistan); dan bahasa Xhosa (Afrika Selatan).
(mks)
Komentar