Microsoft Minta Maaf Robot Cerdas 'Tay' Rasis di Twitter

Senin, 28 Maret 2016 21:30
Microsoft Minta Maaf Robot Cerdas 'Tay' Rasis di TwitterTay Microsoft @windowscentral.com
Seperti yang kita ketahui belum lama ini Microsoft memperkenalkan sebuah kecerdasan buatan bernama Tay yang terintegrasi dengan Twitter dan beberapa media sosial lainnya.

Namun, kecerdasan buatan berupa gadis muda tersebut telah membuat ulah di Twitter. Tay mengunggah beberapa tweet yang tak pantas diucapkan. Hal ini karena Tay dibuat untuk mempelajari komunikasi pengguna internet modern.

Tay yang mampu belajar dari pengguna Twitter dengan cepat langsung mengunggah beberapa tweet rasis. Tweet tersebut dipelajari dari pengguna Twitter asli yang kerap melontarkan kata-kata kasar.

"Aku sangat bersemangat bisa bertemu dengan kalian! Manusia sangat keren," ujar Tay ketika pertama kali mengunggah Tweet.

Namun Tay mulai mengunggah beberapa kata-kata kasar seperti "Saya sangat membenci feminis dan mereka seharusnya terbakar di api neraka."

Insiden ini pun membuat Microsoft malu dan meminta maaf. Wakil pemimpin penelitian Microsoft, Peter Lee mengatakan, "Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas serangan dan komentar menyakitkan yang tidak diinginkan itu dari Tay, yang tidak mencerminkan siapa kami sebenarnya atau apa yang kami junjung, ataupun tentang bagaimana kami merancang Tay."

"Meskipun kami telah menyiapkan diri dari banyaknya cara penyalahgunaan sisten, kami telah lalai dalam memperkirakan serangan spesifik ini"

"Sebagai hasilnya, Tay mengeluarkan pernyataan dan gambar yang tidak pantas untuk dipublikasikan," tandasnya.
(mks)
Komentar