Operasi Plastik Bukan Jaminan Disukai Banyak Orang

Rabu, 06 April 2016 06:00
Operasi Plastik Bukan Jaminan Disukai Banyak OrangIlustrasi operasi plastik @icrs2012.org
Saat ini, kecantika seolah menjadi tuntutan di segala aspek kehidupan bagi para wanita. Tak hanya untuk menarik lawan jenis, kecantikan juga digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri bahkan mendukung pekerjaan.

Sayangnya beberapa orang rela melakukan operasi plastik untuk mempercantik dirinya sehingga akan banyak orang yang menyukai dirinya karena telah berwajah lebih cantik dari sebelumnya.

Dokter bedah plastik Dr. Michael Reilly dan rekan-rekannya dari Georgetown University membuktikan bahwa peryataan semacam itu tidaklah benar.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Facial Plastic Surgery ini peneliti meminta orang-orang menilai foto before dan after acak dari para pasien wanita yang melakukan operasi plastik. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi penilaian yang tidak objektif.

Tak hanya menanyakan seberapa menarik dan feminin penampilan para pasien setelah operasi, namun ia juga meminta mereka menilai kepribadian apa yang mungkin dimiliki setiap wajah di foto.

Hasilnya, para penilai memang banyak memilih wajah setelah operasi plastik lebih menarik dan cantik. Tapi sayangnya, operasi plastik tak menjadi jaminan orang tersebut bisa disukai banyak orang.

Meski memang banyak orang suka melihat orang cantik, tak semua orang menilai orang cantik itu baik. Terlebih operasi plastik. Sebab, operasi plastik hanya mengubah tampilan wajah seseorang jadi tampil sekian tahun lebih muda saja.
(De)
Komentar