Pria Kaya Lebih Tertarik dengan Wanita Ramping

Minggu, 17 April 2016 06:00
Pria Kaya Lebih Tertarik dengan Wanita RampingIlustrasi pasangan @kafepauza.mk
Bagi kalian para kaum wanita yang menginginkan memiliki pasangan seorang pria kaya, perlu Anda ketahui jika sebagain besar pria kaya mengaku tertarik pada wanita yang bertubuh ramping.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Chapman University di Orange, California dan telah diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences edisi Januari 2016 ini melibatkan 28.000 kaum heteroseksual, baik pria maupun wanita, yang berusia antara 18 dan 75 tahun.

Dikutip dari New York Post, para peneliti melakukan wawancara melalui kuesioner daring (online) tentang kualitas yang mereka anggap penting dalam diri pasangan.

"Yang sangat mengejutkan adalah adanya perbedaan mendasar antara pria dan wanita," kata David Frederick, asisten profesor bidang psikologi kesehatan di Chapman University sekaligus menjadi salah satu penulis penelitian itu.

Hasilnya, 46 persen wanita mengaku lebih mementingkan memiliki yang memiliki pemasukan setidaknya sama dengan mereka. 61 persen lainnya juga menyukai pria yang sukses dalam karir.

Namun 33 persen pria yang mencari hal ini dalam diri seorang wanita. 80 hingga 95 persen memandang tubuh ramping seorang wanita sebagai sesuatu yang bermakna. Sementara 77 persen kaum pria berpendidikan SMA atau yang lebih rendah yang menganggap hal ini penting.

Jacqueline Whitmore, pendiri The Protocol School of Palm Beach, penyedia pelatihan etika bisnis terkemuka di Florida juga menyebutkan bahwa penilaian lebih kepada uang dan penampilan daripada kepribadian tidaklah dangkal.

"Bicara sebagai seorang wanita, kebanyakan wanita pada usia tertentu menginginkan keamanan, tapi kami juga menginginkan seseorang yang tidak tampak, bertindak, atau berpakaian seperti begajulan. Seorang wanita harus menjaga standarnya." ucapnya.

Namun karakter juga sama pentingnya. "Hidup ini terlalu singkat untuk terikat pada seseorang yang tidak memperlakukan kita dengan baik. Ramah dan santun juga membantu." imbuhnya.

Penelitian secara tidak langsung juga membongkar alasan industri periklanan menekankan urusan ramping pada tubuh wanita, "antara lain didorong oleh tekanan untuk menarik pasangan," kata Frederick.

Tak hanya itu, temuan ini juga menjelaskan alasan pria begitu agresif menggapai penghasilan tinggi dan gigih menawar-nawar kenaikan gaji.

"karena pemasukan berdampak bukan saja kepada kemampuan mereka membayari kencan, tapi juga kemungkinan mereka menarik bagi seorang pasangan." pungkas Frederick.
(De)
Komentar